jogja_2

Awal dari mimpi yang sejak kecil dicita-citakannya yang entah kapang tercapai, mimpi ingin berkendara dengan pesawat terbang menyebarangi pulau dimana tempat ia berada menuju kepulau jawa. Seorang anak kecil yang bercita-cita demikian pastinya akan penuh dengan ejekan oleh teman-temannya “emangnya kamu  mampu”. berbekal dari ejekan teman, sang anak pun semakin bersemangat untuk dapat menggapai apa yg diimpikannya itu.

Waktu demi waktu dilaluinya dari peralihan sekolah dasar ke sekolah menengah pertama berharap dapat mewakili sekolahnya ke tingkat Nasional, tujuannya agar bisa menginjakkan kaki dipulau jawa. Namun tak dapat kesampaian diakibatkan salah pergaulan dengan teman sebayanya berakibat hampir tak lulus sekolah menengah pertama.

Setelah tamat SMP sianak tersebut mulai membangkitkan semangatnya lagi demi tujuannya. dengan memasuki sekolah kejuruan paforit yang ada didaerahnya, yang dimana dia berpikiran setelah tamat nanti dia langsung bisa siap bekerja dengan bermodalkan ijazah sekolah kejuruan.

Berbagai organisasi diikuti demi mendapatkan tiket agar untuk menjadi delegasi siswa dari sekolahnya, namun ia selalu menjadi delegasi siswa untuk menghadiri beberapa kegiatan, seperti lomba maupun kegiatan outdoor seperti kepramukaan. namun tak satupun dari delegasi itu mengantarkan kepada cita-citanya.

setelah lulus dibangku sekolah kejuruan, keiinginan untuk bekerja secepatnya dikesampingkan akibat mendapat tawaran untuk mendaftar SMPTN pada waktu itu melalui jalur undangan, namun al hasil tak lolos juga di universitas terbaik yang ada di kawasan Indonesia Timur. setelah mengetahui dia tidak lulus, ia langsung mendaftar lagi melali jalur prestasi POSK pada Universitas Hasanuddin berbekal sertifikat-sertifikat yang didapat pada masa sekolah dulu.

Dan ternyata dia juga tidak lulus pada jalur tersebut, namun tetap berusaha dan memaksakan diri agar dapat lolos, ia mendaftar lagi melalui jalur test tertulis secara nasional, dan ternyata juga tidak lolos, apakah sianak ini bodoh ataukah memang tidak ditakdirkan untuk berjodoh dengan kampus tersebut.

Diurungkanlah niatnya untuk melanjutkan pendidikannya akibat tak lolos pada kampus negeri yang diinginkan, dan yang tersisa kampus yang menerima mahasiswa baru adalah kampus swasta yang pastinya memerlukan banyak biaya seperti SPP yang lumayan tinggi pada saat itu.

Pupuslah harapan untuk melanjutkan pendidikannya yang pastinya akan memerlukan biaya cukup tinggi, dimana orang tuanya juga sudah tak mempunyai pekerjaan selain bertani yang pada saat itu tambak mengalami kesulitan panen akibat perubahan cuaca yang mengakibatkan bibit ikan dan udang mengalami kematian hingga saat ini tetap tidak stabil.

Datanglah saudaranya yang tak ingin meihat adiknya menganggur dan kesulitan mencari pekerjaan, dibantulah untuk merantau ke negeri orang yang berada 4 jam dari daerahnya. Disuruhlah ia mendaftar pada kampus yang masih menerima mahasiswa baru pada saat itu, yang dimana kampus tersebut adalah hari-hari terakhir penerimaan.

Singkat cerita mendaftarlah ia disalah satu kampus yang berfokus pada dunia Ilmu Komputer, dengan bantuan saudaranya yang sudah bekerja dan sama-sama ditanah rantau namun sang kakak lebih jauh di negeri orang. Diterimalah ia dikampus tersebut dan berjodohlah dia dengan kampus itu, setelah menjalani kuliah ia memasuki study club yang berfokus dibidang pemrograman melanjutkan jurusan yang pada saat sekolah dikejuruan.

Dan dipenghujung perkuliahan ia ikut bergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa dan menjabat posisi strategis yang membuat ia menjadi delegasi kampus untuk mengahdiri acara Silatuhrahmi Nasional Perguruan Tinggi Swasta di Yogyakarta.

Kesuksesan dapat dipelajari kareana ada pola, begitu juga dengan mimpi kita dapat tercapai apabila kita berusaha untuk menggapainya.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *